Rabu, 27 April 2011

Jejaring Sosial

Entah apa yang gue tulis pertama kali dalam kolom posting ini... Jari gue tiba-tiba menuliskan kata "Jejaring Sosial" pada judulnya.
Akibat kerinduan gue akan kolom posting, pratinjau, dan lain-lain di situs blogger ini, setelah sekian jam gue berniat membuka kembali lembaran baru blog gue. AKHIRNYA! setelah sekian jam gue twitteran, cek facebook, dan ngotak-ngatik Last.fm, sekali lagi, AKHIRNYA! gue menuliskan www.blogger.com dalam address bar di kolom chrome gue. hmm *ga penting ditulis juga*
JENGJEEEEENGG!!!! gue disambut kolom log in dan baru inget lupa password! tapi akhirnya bisa dibuka juga kok, buktinya ini gue lagi posting ehe ehe :">
Hal pertama yang bikin otak gue berkutat dan ber-monodialog saat buka blo adalah:
ndes ranger pink : "ngapain sih Des buka blog? emang mau nulis apaan? "
ndes ranger pink : "lagi seneng?"
ndes ranger yellow : "engga."
ndes ranger pink : "lagi semangat?"
ndes ranger yellow : "engga."
ndes ranger pink : "lagi galau?"
ndes ranger yellow : "engga"
*ranger di sini cuma buat ngebedain dialog kok. gue bukan power ranger beneran :">
Intinya sih lagi ga ada kerjaan, saking banyak tugas dan ga tau mau ngerjain apa terlebih dahulu. :>
*jangan dicontoh teman-teman*

Emang sih judul dan isi postingan ini ga nyambung, so what? suka-suka dong :))

Entah apa yang akan gue tulis selanjutnya di sini, mari buat lembaran baru, postingan baru yang mungkin lebih berisi dan lebih bermutu Des!
Buat cerita yang tak ada awal tiada akhir, seperti bio twitter gue, "spasi dan koma. tanpa titik." cerita ini tidak ada awal, terus berlanjut, tiada akhir, dan tak akan ada akhir...

***
Selengkapnya....

Sabtu, 11 Desember 2010

Waktu

Kau akan dapat mengukur kemustahilan mengukur waktu.
Kau akan menyesuaikan kemudimu dan bahkan mengarahkan semangatmu sesuai dengan jam dan musim.
Dengan waktu kau dapat membuat arus di tepi sungai di mana kau dapat duduk dan melihatnya mengalir.
Tanpa waktu dalam dirimu adalah kehidupan yang memang
tak memiliki waktu.
Dan mengetahui bahwa
kemarin adalah kenangan hari ini dan mimipi esok hari.
Dan itulah yang bernyanyi dalam dirimu yang masih tinggal di dalam ikatan masa pertama itu yang menyerakkan bintang ke angkasa.
Siapa di antaramu yang tidak merasakan bahwa kekuatannya pada cinta tidak terbatas?
Dan siapa yang tidak merasakan bahwa cinta, walau tak terbatas, berkeliaran dalam pusat keberadaannya, dan tidak bergerak dari pikiran cinta ke pikiran lain?
Dan bukanlah waktu seperti cinta, tak dapat dibagi?
Namun bila dalam pikiranmu kau harus mengukur waktu dalam musim, biarkan masing-masing cuaca berputar di seluruh musim.
Dan biarkan hari ini memeluk masa lalu dengan kenangan dari masa depan dengan penantian.
Selengkapnya....
Berikan aku kesunyian dan aku akan menantang malam
Kenangan adalah bentuk dari pertemuan
Kelalaian adalah bentuk dari kebebasan
Kami mengukur waktu menurut gerakan matahari yang tak terhingga,
dan mereka mengukur waktu dengan mesin kecil dalam saku mereka
Kini beritahu aku, bagaimana kami dapat bertemu di tempat dan waktu yang sama?
Angkasa bukanlah anatara bumi dan matahari bagi ia yang melihat ke bawah
dari jendela Bima Sakti


Selengkapnya....