Sabtu, 11 Desember 2010

Waktu

Kau akan dapat mengukur kemustahilan mengukur waktu.
Kau akan menyesuaikan kemudimu dan bahkan mengarahkan semangatmu sesuai dengan jam dan musim.
Dengan waktu kau dapat membuat arus di tepi sungai di mana kau dapat duduk dan melihatnya mengalir.
Tanpa waktu dalam dirimu adalah kehidupan yang memang
tak memiliki waktu.
Dan mengetahui bahwa
kemarin adalah kenangan hari ini dan mimipi esok hari.
Dan itulah yang bernyanyi dalam dirimu yang masih tinggal di dalam ikatan masa pertama itu yang menyerakkan bintang ke angkasa.
Siapa di antaramu yang tidak merasakan bahwa kekuatannya pada cinta tidak terbatas?
Dan siapa yang tidak merasakan bahwa cinta, walau tak terbatas, berkeliaran dalam pusat keberadaannya, dan tidak bergerak dari pikiran cinta ke pikiran lain?
Dan bukanlah waktu seperti cinta, tak dapat dibagi?
Namun bila dalam pikiranmu kau harus mengukur waktu dalam musim, biarkan masing-masing cuaca berputar di seluruh musim.
Dan biarkan hari ini memeluk masa lalu dengan kenangan dari masa depan dengan penantian.
Selengkapnya....
Berikan aku kesunyian dan aku akan menantang malam
Kenangan adalah bentuk dari pertemuan
Kelalaian adalah bentuk dari kebebasan
Kami mengukur waktu menurut gerakan matahari yang tak terhingga,
dan mereka mengukur waktu dengan mesin kecil dalam saku mereka
Kini beritahu aku, bagaimana kami dapat bertemu di tempat dan waktu yang sama?
Angkasa bukanlah anatara bumi dan matahari bagi ia yang melihat ke bawah
dari jendela Bima Sakti


Selengkapnya....